Minggu, 02 Desember 2018

(REVIEW) AZALEA BY NATUR

Hellooo beautiful people ❤

Wellcome back to my blog. Kali ini aku akan me-REVIEW produk yang lagi aku pakai. Produk apa sih itu? AZALEA BY NATUR SHAMPOO DAN HAIR HIJAB MIST. 

Siapa sih yang nggak tau produk Shampoo Natur, yang khasiatnya sudah terbukti untuk orang Indonesia yang beriklim tropis. Natur adalah rangkaian produk-produk perawatan rambut dengan memadukan antara konsep alami dengan inovasi modern. Sebagai inovasi baru Natur mengeluarkan produk yang khusus untuk yang berhijab yaitu Azalea. Azalea Shampoo Hijab terbuat dari bahan yang halal dan alami, terinspirasi dari Thibbun Nabawi sesuai sunnah Nabi yang berkhasiat, diproses secara modern sebagai inovasi untuk memenuhi kebutuhan perawatan rambut muslimah berhijab sehari-hari. Aku mendapatkan produk ini dari mengikuti acara Inspired by Natur Azalea X Blogger Jogja di Kunena Eatery beberapa minggu lalu. Acaranya menarik dan mendapatkan banyak ilmu juga salah satunya tentang personal branding. 

Acara Azalea by Natur di Kunena Eatery

Nah, aku memakai shampoo Azalea shampoo hijab ini sudah hampir seminggu. Aku berhijab sudah dari sekian lama tepatnya SMA. Ketika mulai berhijab rambutku benar-benar sudah nggak aku rawat lagi, karena berfikir kan udah ditutup pake hijab, toh nggak bakal ada yang lihat (cuek dan menyesal sampai sekarang kenapa mikirnya begitu). Karena rambutku nggak pernah dirawat lagi, akibatnya rambutku mulai goyah dan rusak. Rambutku ketombean, dan rontok parah. Secara namanya pakai hijab kan seharian, jadi rambut nggak dapat oksigen yang cukup belum lagi kalau panas dan berkeringat karena ditutup. Aku juga gonta ganti shampoo buat cari yang bisa memperbaiki rambut aku biar sehat kembali. Sampai detik ini masih sering bingung masalah rambut berhijab, karena benar-benar belum bisa menemukan yang pas.

Shampoo Azalea by Natur seri Anti Ketombe

Seminggu ini aku cobain Azalea shampoo hijab yang katanya untuk rambut berhijab. Pertama sungguh jujur aku ragu pakai produk ini karena seperti sudah menyerah pakai berbagai macam shampoo tapi nggak ada hasil yang aku inginkan. Tapi ya udah dicoba aja (ceritanya pasrah nih people). Pertama kali aku coba jujur tidak merasakan perubahan apa-apa. Cairan shampoonya seperti shampoo Natur yang lain bening coklat kayak madu gitu (maafkan perumpaan yang amat buruk). Busanya yang dihasilkan tidak sebanyak shampoo lain yang pernah aku pakai, tetapi memang ada busanya. Karena setahu aku shampoo dari Natur rata-rata tidak berbusa (maksudnya yang busanya banyak banget gitu loh). Harumnya enak, menyegarkan dan menenangkan kayak rambut tuh bernafas lagi setelah ditutup dengan hijab. Setelah rambutnya dikeringkan seperti yang aku bilang aku merasa biasa saja. Ya segar dan bersih setelah keramas biasa saja. Kalian pasti bingung yah lah biasa aja?????



Yup biasa aja, mengapa? Karena shampoo hijab azalea ini berbahan dasar alami yaitu  Zaitun Oil, Ginseng Extract, & Menthol, sehingga buat kalian yang mencoba tidak akan mendapatkan hasil yang langsung instan terlihat begitu saja (emang magic langsung instan sempurna bagus gitu 😆). Namun dari bahan-bahan alami itu pelan-pelan rambut dan kulit kepala di detox alias di bersihkan semua permasalahan rambutnya. Karena bahan-bahannya akan bekerja secara sinergis :

  • Membersihkan dan merawat kulit kepala dan rambut tetap SEGAR & BEBAS LEPEK
  • Menjaga kekuatan akar rambut
  • Melembutkan rambut
  • Cooling sensation (kulit kepala dan rambut terasa dingin /sejuk)
Kedua kali aku memakai shampoo hijab ini juga tetap seperti biasa. Nah ketujuh kalinya aku merasakan bedanya. Kulit kepalaku itu cenderung buat keringatan, panas dan akan menimbulkan ketombe dan gatal yang amat parah. Tapi setelah terlalu sering aku menggunakan Azalea ini merasa kepalaku tuh dingin walau panas terik dan rambutku yg cenderung kasar (akibat rebonding) perlahan menghalus (sumpah yang ini pengen nangis gitu saking ngelihat jadi kayak sehat lagi gitu). Fyi aku pakai bener-bener setiap hari keramas (ini nggak bahaya yah, karena shampoo-nya bahannya alami jadi sangat aman). Dan intinya aku nyaman sama produk ini, dan akan menjadi salah satu HAIR CARE kecintaan dong karena perlahan tapi pasti membuat kulit kepala dan rambut berhijab aku kembali sehat (luv it parah). 



Produk yang kedua HAIR HIJAB MIST. Nah produk hair mist kayak gini sebenarnya baru pertama kali aku pakai (ketinggalan banget yak hahaaa). Karena menurut aku hanya sebagai penyegar biasa, jadi nggak begitu butuh. Tapi lagi-lagi aku salah (OKE, aku baru tau soalnya 😆). Ternyata memang rambut juga butuh kesegaran apalagi berhijab yang tertutup kain terus. 




Untuk hair hijab mist Azalea ini juga berbahan dasar alami, yaitu Zaitun Oil, Aloe Vera Extract & Menthol yang bermanfaat :


  • Mengharumkan dan menyegarkan rambut sehingga bebas dari bau lembab dan lepek
  • Mengharumkan kerudung / Hijab
  • Menutrisi dan merawat setiap helaian rambut
Aku pakai hair hijab mist ini ketika siang hari, pas banget matahari lagi terik-teriknya ataupun pas gerah. Pemakaian hair hijab mist ini bisa langsung di rambut kita atau di hijab kita. Dan yah ketika panas terik dipakein hair hijab mist dari Azalea ini jelas langsung seger lagi dong. Harumnya juga enak seger karena ada menthol dan aloe vera. Selain menyegarkan ternyata juga bisa menutrisi rambut (nah ini yang baru aku tau). Jadi memang harus pakai mist juga untuk hair care. Sungguh ajaib memang hair hijab mist untuk rambut berhijab ini.


Okay sekian REVIEW Azalea by Natur dari aku. Untuk produknya bisa didapatkan di Supermarket terdekat kamu. Dengan harga yang terjangkau tentunya. Jika kalian ingin pesan shampoo hijab Azalea secara online atau ingin mengetahui lebih detail bisa klik link http://bit.ly/azaleashampoo
Dan jangan lupa untuk follow instagram https://www.instagram.com/azaleabeautyhijab/ dan fans page facebook https://m.facebook.com/azaleabeautyhijab/ 

See you di blog selanjutnya yah thank you beautiful people ❤

Minggu, 22 Oktober 2017

VACAY!!! MALANG!!! Part 2

HARI KE I
Oke setelah malam yang dingin dan melelahkan itu diistirahatkan, maka hari ini badan kembali segar, siap menjalani petualangan di kota Malang (berasa petualangan sherina kali). Pagi itu cuaca agak mendung sendu sebenarnya namun tidak mengurangi rasa kegembiraan akan jalan-jalan di kota Batu ini. Setelah mandi dan berdandan cantik ria. Kita langsung menuju ke depan buat nge grabcar minta di anterin ke Jatim Park II yang isinya adalah Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Ini sih tempat paporit gue banget dah kalo ke Malang kudu wajib liburan mampir kesini. By the way ini enggak promosi lho ya, tapi dasarnya pecinta hewan jadi ya beginilah.
Sampai di tempat ternyata kita kepagian, loketnya juga belum buka, bahkan yang biasanya jualan jajan, kacamata, baju, oleh-oleh juga masih pada tutup. Jadi kita sambil nunggu buka kita foto-foto dulu gaes di depannya. Lumayan mumpung sepi cyiiiiinnnn.
Nah ini salah satu kece di depan Jatimpark II ini. Ya nungguin sekitar 10 menitan akhirnya loketnya buka juga. Untuk kalian yang belum pernah ke Jatimpark II ada beberapa tiket nih, yaitu :
1. tiket weekdays(wd) : Rp. 75.000 tiket weekend(we) Rp. 105.000
2. tiket masuk terusan (Jatim Park II dan Eco Green Park) wd : Rp. 85.000 we : Rp. 125.000
3. tiket masuk terusan (Jatim Park II dan Museum Tubuh) wd : Rp. 85.000 we : Rp. 125.000
Karena kita berdua nih pengennya ke Jatim Park II dan Eco Green Park jadi ambil tiket terusan.
Oke lanjut setelah kita berdua beli tiket, kita masuk nih (ye kan masak habis beli tiket langsung pulang). Perjalanan selanjutnya langsung masuk ke museum satwa. Wes ga usah dibahas di dalamnya kayak apa yang jelas museum satwa di Malang Jatimpark II ini manteb daaahhhh. Ya tapi itu sih menurut gue pribadi. Soalnya dari Dinausaurus, Mamoth, dan hewan dari berbagai dunia, benua ada disitu. Setelah puas dengan semua yang ada di museum satwa lanjut ke Batu Secret Zoo. Nah ini yang udah gue tunggu-tunggu karena di Batu Secret Zoo ini bakal banyak atraksi dari hewan-hewan lucu nan menggemaskan kayak gue dan kita juga bisa interaksi dengan hewannya langsung. Oh iya sama disini bisa ngrasain gimana naik yang di puter-puter tu pokoknya. Jalan jalan jalan teruuuussssss.
---
Nah setelah puas dari liat hewan main sama hewannya langsung dan mainan ini itu, lanjut deh ke Eco Green Park. Kalau di Eco Green Park kita bisa liat burung dan berbagai macam tanaman. Nah disini lebih banyak sih jenis burungnya. Warna Warni Gaaeeesss. Nah jadi buat kalian yang pengen liburan dan ingin berinteraksi sama hewannya sekalian langsung aja ke Malang Jatim Park II. Dijamin puas weessss.
---
Singkat cerita iki terus lanjut balik ke penginapan ini. terus karena ada salah paham dikit nih. jadi kita pindah penginapan yang lebih murah lagi yaitu Rp. 75.000 dan masih di sekitaran penginapan yang pertama. Setelah pindah kita cari makan dan berujunglah pada kuliner di kota Batu Malang. And by the way kalo kalian penasaran dari kemarin kita jalan-jalan ke Malang naik apa, nah tenang aja disini ada Grab Car (btw nggak sponsor or endorse lho ya, kasih tau aja rek!). Nah untuk biaya Grab Car pasti kalian udah tau dong ya harganya. Karena jarak yang deket-deket jadi kita nggak keluarin biaya Grab Car yang mahal hanya sekitaran Rp. 10.000 ajee cyyiinn. Oke back to the laptop eh cerita maksudnya, kita langsung ke Alun-alun Kota Batu Malang. Apakah yang kita cari disini??????? YAP betul sekali kita cari ketan khas Malang. Nah di Alun-alun kota Batu ini memang ada jajanan khas yaitu ketan. Ketan ini juga ada banyak varian rasa, ada durian, cokelat keju, ayam, dan cokelat, original, susu, dan lain sebagainya pokoknya cucok endez banget deh. Selain ketan juga ada ceker setan waah kebayang dong pedesnya kayak apa. Yap kita di alun-alun kota Batu ini pasti juga nyempetin foto-foto juga dong. Dan setelah itu kita pulang dan istirahat lanjut jalan-jalan besok gaes.
--- 
HARI KE 2 PULANG!!!
Oke ini hari terakhir kita di Malang. huhuhuuuuu sedih rasanya tapi masih banyak urusan lain cyin, biasa sok sibuk dikit di akhir semester tua (GPP lah ya). Pagi ini rencana kita adalah mencari oleh-oleh. Kalo gue sih nggak ada yg mau aku kasih oleh-oleh soalnya emang sering kesini jadi yang di rumah pada bosen (beh, gaya banget padahal duit e uwes entek 😟). Nah setelah mandi cantik dan dandan cantik langsung cuuss ke tempat oleh-oleh. Karena gue jarang banget cari oleh-oleh di Malang akhirnya kita tanya pada orang asli khas Malang yang bekerja sebagai driver Grab Car hahahaha. Terus dengan baik hatinya kita di anter nih ke Pusat Oleh-oleh Malang. Diborong yuk buuuu oleh-olehnya. Oleh-oleh khas malang juga ada banyak banget macemnya kalo masalah kaos dan pernak pernik gue kira di setiap daerah pasti adalah ya khasnya masing-masing, nah untuk makanan ada keripik apel dan semua makanan dari apel (karena Malang memang mempunyai kebun Apel yang luas), dan sambel ala jawa timuran. oke setelah oleh-oleh di dapatkan, kita balik ke penginapan dan lanjut adventure (sekarang kayak my trip my adventure ya to).
Jeng Jeng!!!
Kita ke Museum Angkut!!!
Ada apakah di museum Angkut ini? Ya yang pasti kendaraan dari tahun bahuela, sampe tahun depan ada disana, dan macam-macam kendaraan ya dari pesawat, mobil, bus, dan lain sebagainya. Menariknya lagi kalau disini juga ada deorama negara-negara yang ada di seluruh dunia yang bisa kita lewatin dan nikmati, seperti london, paris, amerika, dan lain sebagainya. Untuk tiket masuk nggak mahal juga kok 1 orang pengunjung di banderol dengan harga tiket Rp. 100.000 dan untuk kalian yang bawa kamera disini juga ada retribusi per kamera Rp. 10.000. Yuk yang mau langsung liat berbagai kendaraan dan deorama negara di dunia cuuuusss sini. Waktu hari itu sih lumayan banyak pengunjung. Jadi waktu foto-foto agak kurang bersih alias banyak orang masuk ke jepretan kamera, tapi buat menikmati tempatnya siiippppp bangetlah.
 Nah tu Foto kita berdua. Dan habis dari sini kita langsung ke penginapan dan langsung jalan pulang kembali ke asal Yogyakarta. Semoga menikmati cerita gak penting mahasiswi tingkat akhir ini yaakkkkk.

Minggu, 04 Juni 2017

Vacay!!! Malang!!!

Halo gaes.. 
Udah lama banget semenjak postingan terakhir. Bay the way alhamdulillah setelah menghadapi kecelakaan yang dramatis itu (lihat blog bawah yeee) sekarang sudah normal lagi. Singkat cerita tali-tali penghambat punggung, bahu, dan leher sudah terlepas dari awal bulan Maret. Kata dokternya pun tulang selangka di bahu kiri gue tersambung dengan bagus (dokternya sambil mencet-mencet bahu gue lagi, ya kali dok masih sakit T_T). Dengan begitu kuliah mahasiswi tingkat akhir ini bisa berjalan dengan normal kembali. 
.
Oke kembali ke ceritanya gaes..
.
Ceritanya dimana mahasiswi ini mulai jenuh dengan aktivitasnya yaitu kuliah. Akhirnya bersama rekan mitra SMA-nya mengadakan untuk refreshing sejenak dan kebetulan ada acara keluarga. Jadi sambil menyelam minum susu (masya Allah godaan orang puasa. cerita sambil bayangin makanan deh T_T). Oke lanjut. Setelah persiapan yang tidak cukup matang jadi setengah matang akhirnya diputuskan untuk berlibur ke kota MALANG. YEAY! Kiki dan Upik itulah sebutan rekan mitra SMA itu. Dengan bermodalkan backpacker-an (katanya sih backpacker biar gahoel) dan modal yang seminim-minimnya kita mulai dengan cari tiket kereta. 
Pada hari cari tiket kereta...
Upik setelah kuliah langsung menemui Kiki di rumahnya. Lalu karena belum sarapan jadi mereka sarapan dulu di Nasi Jinggo Khas BALI yang ada di alun-alun kidul Yogyakarta (btw aslinya emang orang JOGJA gaes hehehe). Review Warung Makan Khas BALI ini kapan-kapan deh di tulisnya heheheee. Lanjut. Setelah makan dengan kenyang, akhirnya kembali melanjutkan perjalanan ke stasiun lempuyangan. Karena kita adalah orang yang irit karena enggak punya duit maka kami memutuskan naik kereta ekonomi (namanya juga backpacker. heleh -_-). Sesampainya di stasiun lempuyangan, fiks kita kayak orang linglung cap bego. Stasiun lempuyangan memang habis diperbarui alias baru selesai di bangun ulang. Hal itu menyebabkan kita bingung masuknya lewat mana dan nanti bagaimana cara pemesananannya. Oke terlihat konyol memang padahal tulisan blog gue mahasiswi tingkat akhir yang sukanya jalan-jalan tapi pesen tiket kereta aja bingung. PLEAS ABAIKAN!!! LANJUT!!!
Akhirnya setelah tanya dengan tukang parkirnya kita bisa masuk ke stasiun lempuyangan. Sesampainya di dalam gileeeeeeee rame amat nih stasiun sampai ada yang nyesot-nyesot segala, padahal masih bulan April bulannya buat para pelajar UN tetapi ini sih rame kebangetan kayak mau mudik. Lalu kita tanya ke petugas untuk cari info keberangkatan jam kereta ke stasiun yang kami tuju Setelah tau nih jadwal dan harganya oke fiks sekarang kita galau kayak orang habis di putusin. Ingin langsung menuju kota Malang tetapi harga tiketnya selangit dan untuk ke daerah Wisata Batu dari stasiun kota Malang juga jauh dan membutuhkan biaya. Dengan rincian sebagai berikut nih:
Kereta MALIOBORO EXPRESS dari stasiun Lempuyangan ke stasiun Kota Malang
harga Rp. 175.000,00 
berangkat pukul 07.45 sampai pukul 15.43 
Angkot dari Kota Malang ke Wisata Batu naik taksi sekitar harga Rp. 54.000 (dilihat dari taksi online)
Jadi total biaya kurang lebih Rp. 229.00,00
Sedangkan karena kita inginnya irit nih dengan biaya kereta yang kurang dari Rp. 100.000-an akhirnya kami memutuskan untuk memakai kereta arah Surabaya Banyuwangi. dengan rincian sebagai berikut juga nih:
Kereta LOGAWA dari stasiun Lempuyangan ke stasiun Jombang
harga Rp. 74.000
berangkat pukul 08.45 sampai pukul 14.07
Angkot dari Jombang ke Kota Malang untuk 2 orang Rp. 27.000 (pakai bis Puspa Indah)
Jadi total biaya Rp. 101.000,00
Sehingga kita memilih track ini. Pas sebenarnya sodara dan nenek gue ada yang di Jombang, tapi kita memutuskan langsung ke kota Malang karena acara keluarga yang ada di Jombang masih lama.
Dan akhirnya tiket kereta sudah terbeli dengan keberangkatan 2 hari setelah pesan tiket. Selanjutnya persiapan demi persiapan pun juga di lakukan, tapi karena gue orangnya simpel pake banget untuk packing baju dan segala macem nggak terlalu ribet bahkan satu hari sebelumnya baru packing (bukan males yeee tapi SIMPLE :p). Biasa udah kebiasaan ngelayap alias traveling sendiri jadi ya simple ajee. Sok bener -_-.
.
HARI KEBERANGKATAN
.
Oke pagi itu dari rumah pelosok gue. Oke gue bukan anak kota atau anak gahoel, gue cuma anak yang tinggal di desa dengan suara jangkrik malam hari, pukul 20.00 sudah sepi, tidak banyak pertokoan maupun gedung menjuntai ke langit. Karena yang ada hanya SAWAH. Oke lanjut heheee. Pagi itu karena my besties ini tidur di rumah gue alhasil kita bangun pagi dan siap-siap untuk berangkat ke stasiun dengan pagi sekali juga. Karena jarak antara stasiun lempuyangan dengan rumah kurang lebih 1 jam. Dan karena Kiki juga harus ambil barang packingnya di rumah jadi kita berangkat pukul 06.30 WIB. Diantar dengan supir pribadi yang merangkap pacar (cieeee nggak jomblo) lalu kita on the way stasiun eh salah rumah Kiki dulu. Biasa lah kalo di jalan raya mah nggak ada yang spesial ya gitu-gitu aja ndengerin musik, ngobrol, bercanda dan lain-lainnya. Setelah sampai di rumah Kiki, gue tinggal bentar buat beli nasi bekal yaitu nasi Jinggo khas Bali itu deket rumahnya Kiki. Dan karena gue orangnya mudah banget laper alhasil pesen ekstra jumbo hahahahaaa. Lalu jemput Kiki di rumahnya lagi dan lanjut perjalanan ke stasiun karena kita pikir waktu sudah mepet banget takut ketinggalan kereta. Karena sang pacar yang sangat pengertian dia pun berhenti ke Indomaret (maaf yee sebut merk nggak bersponsor kok) lalu membelikan beberapa makanan ringan. Uhh I love it!
Setelah itu lanjut lagi ke stasiun dengan jaraknya yang sudah dekat. Sesampainya di stasiun masih keburu untuk check in kereta dan masuk ke gerbong kereta. Kita masuk dan well ternyata kita dapet tempat duduk yang selama ini kita hindari yaitu dekat dengan toilet. Oke walaupun saat ini perkertaan api Indonesia sudah sangat bagus terutama ekonomi yang sudah ada AC nya tetapi untuk kebersihan seperti kamar mandi tetep aja masih bau banget T_T
Dan yang paling parah adalah ternyata kita jalan mundur (maksudnya nggak pas menuju ke arah timur/ jalan). Ya sudahlah karena pesannya juga terburu-buru ya sudah sebisa mungkin kita nikmati. Di dalam tempat duduk itu kita juga bareng sama bapak, ibu, dan anak dengan orang tua yang sudah tua seperti nenek dan kakek dengan anaknya yang sudah besar. Kami pun ngobrol santai juga, sarapan dengan nasi jinggo dan seperti penumpang pada umumnya menikmati perjalanan kereta atau tidur. Nothing special.
Akhirnya kita sampai di stasiun Jombang dan oh my God hujan deres, lebat, plus angin sedang melanda. Sampainya di Jombang karena hujan juga nggak kunjung reda dan kita takut nanti bakal nggak dapet bis (walau ternyata bis ada terus sampai malam) kita lari dari stasiun menuju pinggir jalan tempat bis puspa indah berhenti untuk mengambil penumpang. Setelah lari-lari lumayan nggak jauh-jauh amat karena memang hanya dekat akhirnya pas banget nemu bisnya. Sampai di dalem bis oke kita basah kuyup tapi yang penting aman sudah dalam bis menuju Malang. Dan karena sebelumnya udah boking penginapan kita tinggal hubungin pihak penginapan untuk menjemput di dekat Museum Angkut Kota Wisata Batu. Oh iya kita berangkat dari Jombang pukul 14.45 an dan sampai di Batu Malang sekitar pukul 17.00 karena memang pada saat itu jalan menuju kota Malang banyak yang sedang di perbaiki sehingga lalu lintas lumayan padat. 
Sesampainya di penginapan, untuk kalian yang mau ke Malang cari nih penginapan yang semi Villa jadi jangan cari Hotel. Disamping karena mahal, kalau hotel pemandangan pun kurang menarik dan tidak bisa bercengkerama dengan keluarga lebih intrens. Cari seperti Villa atau penginapan yang bisa untuk keluarga karena pasti lebih nyaman dan tidak memakan biaya yang lebih besar. Dan kita saat ini dapat penginapan yang super duper istimewa. Dengan rumah tingkat dua dan balkon atas yang menyajikan pemandangan Gunung. Untuk kamar kita memilih untuk double bed single jadi bebas tidur sendiri-sendiri. Kamar mandi di luar namun sudah ada air panasnya. Jadi penginapan ini memang seperti rumah pada umumnya dengan ada ruang keluarga juga untuk menonton TV. Perfecto for my Holiday!!!
Karena kita juga sudah kelelahan akhirnya kita putuskan untuk beristirahat sebentar dan lanjut keluar lagi setelah maghrib karena perut kita sudah demo minta makan juga. Setelah kita beristirahat, mandi, dan dandan (namanya juga cewek) kita mau langsung jalan ke BNS (Batu Night Spectaculer) untuk makan dan menghabiskan malam pertama di Malang. Namun naas cuaca tidak mendukung untuk kita jalan-jalan karena cuaca langsung menunjukkan hujan deras. Akhirnya kita putuskan untuk jalan-jalan mencari mall yang ada di Batu Malang. Selain itu tempatnya teduh pasti banyak makanan pula (maklum cacingku sudah berdemo terus hingga berbunyi seperti ayam di cekik). Dengan bermodalkan jalan kaki akhirnya kita jalan ke Lippo Batu Malang. Dan waw dalemnya mall sepi banget gaes nggak kayak mall di Jogja. Ya namanya kota wisata yang dicari kan wisatanya bukan mallnya. Oke sampai mall tersebut kita cari makan dan makan. Setelah itu karena sudah cukup lelah juga kita mengelilingi mall kecil itu yang di dalamnya tidak ada apa-apanya kita kembali pulang ke penginapan dan kembali beristirahat. Menyiapkan tenaga untuk VACAY esok hari.
.
to be continue......